Pencegahan penyakit wasir yang dapat dilakukan adalah dengan mengonsumsi serat dengan memakan sayur-sayuran, buah-buahan yang bertujuan membuat tinja atau feses volumenya membesar tetapi lembek, sehingga tidak perlu mengejan saat BAB yang akan mengiritasi penyakit wasir. Obat-obatan yang dipergunakan untuk memperbaiki BAB atau defekasi, mengurangi keluhan yang subjektif, menghentikan pendarahan, mengurangi atau mencegah timbulnya keluhan dan gejala wasir. Untuk memperbaki defekasi diberikan suplemen serat dan pelincir feses (tinja). asice sebagai obat untuk wasir adalah 1. Skleroterapi, penyuntikan sklerosan (obat injeksi) ke wasir yang akan menimbulkan reaksi radang dan hasil akhirnya suatu jaringan parut yang akan mengurangi yang akan mengurangi aliran darah ke vena-vena hemoroidalis yang berakibat berkurangnya gejala atau keluhan penderita. Skleroterapi hanya dilakukan pada wasir derajat I dan II. 2. Ligasi (pengikatan) dengan karet gelang. Dengan menggunakan alat khusus karet berdiameter 1 mm dipakai menjepit wasir. Cara ini digunakan padawasir derjata I dan II. 3. Bedah beku, wasir dapat pula dibekukan dengan pendinginan pada suhu yang rendag sekali. 4. Operasi, terapi bedah dipilih untuk penderita yang mengalami keluhan menahun pada penderita wasir derjata III dan Iv. Terapi bedah juga dapat dilakukan pada penderita dengan berulan dan penyakit anemia yang tidak sembuh dengan cara terapi lainnya yang lebih sederhana. Penderita wasir derajat IV yang mengalami thrombosis dan kesakitan yang berat dapat ditolong segera dengan hemoroidektomi atau pengangkatan wasir.
Makanan yang baik untuk orang yang pernah terkena wasir dan bisa mencegah terjadinya wasir yaitu makanan yang kaya akan serat seperti sayur-sayuran dan buah-buahan yang merupakan sebagai obat untuk wasir alami. Bila kita memperkirakan bahwa kita sudah cukup banyak makan sayuran dan buauh-buahan (makanan yang mengandung banyak serat), kita perlu bertanya, apakah jumlah cairan yang kita minum sudah cukup. Karena jika kita m akan terlalu banyak serat tanpa dibarengi jumlah air yang cukup. Karena jika kita makan terlalu banyak serat tanpa dibarengi jumlah air yang cukup, tinja kita bisa juga keras.
